10 Obat Sakit Gigi di Apotek yang Ampuh

Ada banyak jenis obat sakit gigi di apotek yang terbukti
ampuh mengatasi permasalahan gigi yang seringkali dipicu lantaran adanya
infeksi mikroorganisme. Selain tetap menjaga higienitas gigi dan mulut tak ada salahnya
anda berikhtiar menggunakan opsi obat berikut untuk kesembuhan anda yang
maksimal. Sebagai permulaan, saya mendoakan semoga salah satu dari obat ini bisa
mengobati sakit gigi yang Anda rasakan saat ini.

1. Acetaminophen

 

Obat Acitaminophen

Obat sakit gigi di apotek yang bernama Acetaminophen ini termasuk
ke dalam jenis obat-obatan analgesik maupun anti nyeri. Namun obat satu ini tentunya
juga efektif dalam meringankan gejala panas ataupun demam. Mengonsumsi obat
jenis Acetaminophen dengan efektif mampu menghambat terciptanya enzim prostaglandin
yang merangsang otak untuk merespon rasa nyeri dalam tubuh.

Acetaminophen ternyata juga
terbukti efektif untuk mengatasi nyeri bagian otot maupun persyarafan. Keluhan
nyeri kepala atau nyeri paska operasi juga bisa diatasi dengan mengonsumsi obat
jenis satu ini.

Dengan beragam bentuk
Acetaminophen yang beredar di apotek mulai dari jenis sirup, kapsul hingga
tablet maka anak-anak hingga dewasa sangat mungkin untuk mengonsumsinya juga.
Pada ibu hamil pun juga bisa mengonsumsi obat jenis ini asalkan mengikuti
anjuran dosis yang tertera ya.

Larangan pemberian Acetaminophen
pada dasarnya diberlakukan pada kondisi pasien dengan gangguan gizi buruk serta
gangguan fungsi organ filtrasi semisal liver atau hati dan ginjal. Obat jenis
ini akan memberatkan kinerja organ penyaringan. Serta sangat mungkin
menyebabkan munculnya keluhan efek samping berupa hipotensi atau tekanan darah
tinggi. Sebagai bahan untuk waspada sebaiknya hubungi ahli medis jika terjadi
indikasi alergi Acetaminophen yang ditandai dengan munculnya gejala ruam atau
juga pembengkakan yang  ganjil.

2. Natrium Diclofenac

 

Obat Natrium Diclofenac

Obat sakit gigi di apotek yang ampuh selanjutnya adalah
Natrium Diclofenac. Natrium Diclofenac merupakan salah satu obat anti
peradangan non steroid dan banyak dijual di apotek untuk meredakan nyeri karena
sakit gigi, nyeri sendi dan arthritis. Merek obat-obatan yang mengandung
Natrium Diclofenac diantaranya adalah:

  • Voltaren
  • Voltaren-XR
  • Gratheos

Sedangkan produk yang dikenal
dan biasa untuk mengobati sakit gigi adalah Cataflam. Natrium Diclofenac
mempunyai variant obat yang banyak dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
Natrium Diclofenac tersedia dalam bentuk obat oles, tablet, kapsul, larutan dan
serbuk. Dosisnya bisa disesuaikan dengan kadar sakit yang menyerang. Untuk
sakit gigi dosisnya adalah 150 mg dan dapat diminum sehari 3 kali dan harus
diminum setelah makan.

Untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan, jangan pernah mengonsumsi Natrium Diclofenac dalam kedaan di bawah ini:

    • Hipertensi atau tekanan darah
      tinggi
    • Stroke
    • Asma
    • Perokok berat
    • Gangguan ginjal
    • Alcoholic atau kecanduan
      minuman keras dan lain seterusnya.

Baca Juga : Cara Pakai Kalium Diclofenac untuk Mengatasi Sakit Gigi dan Nyeri Lainnya

Seperti umumnya obat-obatan
kimia, Natrium Diclofenac juga memiliki efek samping seperti diare, sembelit,
kembung, mual dan muntah. Jika sakit tidak mereda dianjurkan untuk menemui
dokter secepatnya.

3. Ibuprofen

Obat sakit gigi di apotek yang satu  ini pada umumnya sangat populer juga
digunakan sebagai andalan untuk meredakan gejala panas maupun demam. Secara
spesifiknya gejala panas maupun demam tersebut juga dapat digunakan sebagai
penanda akan adanya gejala peradangan yang tengah terjadi di dalam tubuh.

Obat jenis Ibuprofen ini
mampu berperan ganda sebagai anti inflamasi atau anti peradangan sekaligus juga
sebagai analgesik atau anti nyeri. Senyawa asam arakidonik dalam kandungan
Ibuprofen inilah yang kemudian akan dilepaskan tepat pada jaringan tubuh yang
mengalami peradangan sehingga rasa nyeri yang dikeluhkan bisa teratasi secara
lebih efektif.

Baca Juga :  Inilah Cara Menghilangkan Sariawan dengan Cepat

Obat sakit gigi jenis
Ibuprofen ini sangat digemari lantaran tersedia dalam beragam bentuk yang variatif.
Hal ini memungkinkan lebih banyak kalangan yang bisa mengonsumsinya tanpa
terbatas persoalan usia. Cocok juga untuk pasien anak-anak asalkan sesuai
dengan dosis yang dianjurkan tentunya. Ada obat Ibuprofen mulai dari jenis
sirup, kapsul maupun juga jenis tablet.

Cakupan jenis sakit gigi yang
bisa diredakan oleh obat jenis Ibuprofen ini amat beragam sebagai berikut ini:

  • Sangat efektif untuk meringankan
    keluhan nyeri pada gigi berlubang
  •  Gusi bengkak
  • Perlukaan pada area syaraf
    sekitaran mulut

Baca Juga : Obat Ibuprofen, Meredakan Nyeri Kepala Hingga Sakit Gigi

Namun perlu juga diperhatikan secara seksama bahwa penggunaan obat jenis Ibuprofen ini pada dasarnya tidak begitu dianjurkan dikonsumsi oleh penderita dengan gangguan sistem cerna atau lambung. Sebab beberapa efek samping yang mungkin saja dikeluhkan paska mengonsumsinya antara lain sebagai berikut ini:

  • Adanya mual
  • Muntah
  • Kembung
  • Sakit perut atau diare
  • Sakit pada bagian ulu hati

4. Antalgin

 

Antalgin

Antalgin merupakan salah satu
jenis obat sakit gigi di apotek yang terbukti ampuh dan populer di
masyarakat.  Obat ini merupakan obat
analgesik yang dapat meredakan nyeri pada gigi. Cara kerja Antalgin adalah
membasmi inflamasi atau peradangan yang menyebabkan nyeri sehingga sakit akan
hilang.

Meskipun dijual bebas di
pasaran, perlu resep dan konsultasi dengan dokter jika ingin menggunakan obat
ini. Itu karena obat ini memiliki efek samping yang berbahaya jika dikonsumsi
tanpa aturan yang benar. Biasanya Antalgin tersedia dalam bentuk kemasan 500
mg. Dosinya untuk dewasa dan anak-anak adalah sebagai berikut:

  • Untuk dewasa bisa mengonsumsi
    500 mg per 8 jam atau sebanyak 3 kali sehari.
  • Untuk anak-anak dapat
    disesuaikan dengan berat badan, yaitu untuk berat badan 25 kg sampai 30 kg
    dosisnya adalah 250 mg sehari sebanyak 3 kali.

Obat ini sangat tidak dianjurkan dikonsumsi oleh ibu hamil dan bayi, plus jika dikonsumsi dalam jangkan panjang akan menyebabkan efek samping sebagai berikut, diantaranya:

  • Keringat berlebihan
  • Alergi (gatal-gatal di kulit)
  • Radang pada area lambung
  • Perih pada ulu hati

5. Naproxen

 

Naproxen

Naproxen termasuk ke dalam
jenis obat anti inflamasi atau anti peradangan yang secara efektif mampu
menjadi pereda nyeri termasuk untuk sakit gigi. Naproxen bisa dikonsumsi oleh
usia anak-anak maupun dewasa. Di apotek biasanya obat jenis satu ini berbentuk
tablet oral denan takaran dosis 220 mg.

Baca Juga :Dosis dan Aturan Pakai Obat Naproxen

Selain ampuh mengatasi nyeri
sakit gigi, Naproxen ternyata juga sangat multifungsi serta efektif mengatasi
keluhan berikut ini.

  • Nyeri kepala
  • Nyeri atau radang otot
  • Nyeri kram menstruasi
  • Nyeri tulang serta sendi asam
    urat

6. Paracetamol

 

Paracetamol

Paracetamol adalah obat yang
jamak dijual di apotek untuk meredakan berbagai macam nyeri seperti nyeri
karena sakit gigi, nyeri sendi dan nyeri di kepala karena flu. Obat ini juga
bisa digunakan untuk meredakan demam. Paracetamol dapat digunakan oleh nyaris
siapa saja bahkan bayi karena aman dan jarang menyebabkan efek samping.
Paracetamol terbukti ampuh untuk meredakan nyeri luar biasa karena sakit gigi,
apalagi jika dikombinasikan dengan obat aspirin dan obat jenis anti peradangan
non steroid.

Pada sakit gigi, paracetamol
bekerja untuk meminimalisir pengiriman sensor nyeri ke saraf otak, sehingga
rasa nyeri otomatis berkurang. Nyeri pada gigi umumnya dikarenakan oleh hal-hal
di bawah ini:

Baca Juga :  Cara Mengatasi Gusi Bengkak dengan Cepat

  • Gigi berlubang
  • Penyusutan ukuran gigi
  • Rusaknya tambalan gigi
  • Gigi retak
  • Penumpukan kotoran di bawah
    gigi yang menyebabkan infeksi
  • Gigi yang terjepit

Paracetamol bebas dijual di
apotek karena tidak perlu memerlukan resep dari dokter. Untuk sakit gigi,
biasanya dosis Paracetamol mulai 400 mg – 500 mg, dosis bisa ditambahkan
menjadi 1000 mg apabila nyeri tidak kunjung reda. Tidak dianjurkan mengonsumsi
obat ini bersamaan dengan obat anti nyeri lainnya, karena beresiko menyebabkan
efek samping yang tidak diinginkan. Apabila sakit tidak kunjung reda sangat
dianjurkan untuk menemui dokter untuk penanganan lanjutan.

Seperti yang telah dibahas
sebelumnya, Paracetamol aman dikonsumsi oleh siapa saja. Dosis lengkapnya untuk
meredakan nyeri pada gigi adalah sebagai berikut:

  • Paracetamol 350 mg – 600 mg
    untuk tiap 4-6 jam atau 1000 mg tiap 8 jam dalam sehari. Sedangkan tablet Paracetamol
    500 mg bisa diminum sebanyak 2 tablet tiap 4-6 jam.
  • Sedangkan untuk anak-anak
    bisa mengonsumsi Paracetamol dengan dosis 325 mg – 600 mg setiap 4-6 jam.

7. Asam Mefenamat

Obat sakit gigi di apotek selanjutnya yang bisa anda andalkan
ialah jenis Asam Mefenamat. Obat sakit gigi satu ini tersedia dalam beragam
jenis merk dagang. Sangat mudah dijumpai dan tentunya memiliki harga jual super
terjangkau membuatnya menjadi andalan mayoritas masyarakat untuk mengatasi
sakit gigi yang mendera.

Asam Mefenamat bekerja
sebagai anti nyeri pada saat sakit gigi mendera. Secara spesifiknya obat jenis
ini berfungsi bagus sebagai anti inflamasi atau anti peradangan.

Tak cuma bagus untuk
meredakan sakit gigi, Asam Mefenamat juga populer untuk meredakan jenis nyeri
lainnya. Misalnya saja nyeri yang dirasakan pasien paska operasi maupun juga
paska persalinan.

Sebagai efek samping obat jenis
satu ini bisa saja menimbulkan ragam keluhan seperti di bawah ini:

  • Sedikit gangguan maupun juga
    iritasi pada lambung atau sistem pencernaan
  • Keluhan mual
  • Muntah
  • Diare

Baca Juga : Kelebihan obat asam mefenamat

Untuk itulah sebagai bahan perhatian hendaknya pemakaian obat satu ini tidak begitu dianjurkan pada pasien dengan kondisi di bawah ini:

  • Penderita dengan ganguan
    fungsi organ paru-paru
  • Pasien gangguan liver
  • Pasien gagal ginjal
  • Pasien gangguan sistem cerna
    misal lambung dan usus
  • Ibu hamil
  • Ibu menyusui
  • Pederita usia anak-anak di
    bawah 14 tahun

8. Ponstan

 

Ponstan

Obat sakit gigi populer
berikutnya adalah ponstan. Ponstan merupakan obat sakit gigi di apotek
yang ampuh untuk mengatasi inflamasi yang menyebabkan nyeri pada gigi. Kegunaan
obat ini adalah menahan produksi enzim prostaglandin yang bertugas mengirim
sensor nyeri ke otak sehingga inflamasi dicitrakan hilang begitupun nyeri di
gigi dan rongga mulut.

Ponstan bebas dijual di
apotek-apotek akan tetapi dianjurkan berkonsultasi dengan dokter tiap kali
pengunaan. Perlu dosis yang tepat dan pas agar nyeri gigi hilang dan
menghindari efek samping yang tidak diinginkan. Ponstan tersedia dalam tablet
250 mg dan 500 mg. Sedangkan dosis pemakaiannya adalah sebagai berikut:

  • Untuk dewasa dosisnya adalah
    500 mg dan diminum sehari sebanyak 3 kali.
  • Untuk anak usia 14-18 tahun
    dosisnya adalah pertama minum 500 mg dan dilanjutkan 250 mg setiap 6 jam. Tidak
    boleh diminum lebih dari seminggu. Sangat tidak dianjurkan diminum untuk anak
    usia 14 tahun ke bawah.

Ponstan sebaiknya diminum
bersamaan dengan makan atau setelahnya, agar tidak dapat melukai lambung. Bisa
disimpan dalam suhu kondusif dan dijauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan
piaraan. Jika sakit berlanjut segera temui dokter untuk pemeriksaan lebih jauh.
Tidak dinajurkan untuk mengonsumsi obat ini dalam jangka panjang karena akan
menyebabkan efek samping sebagai berikut:

Baca Juga :  Kelebihan obat asam mefenamat

  • Muntah
  • Mual
  • Sembelit
  • Diare
  • Kram perut
  • Hilang nafsu makan
  • Pusing
  • Sakit telinga
  • Keringat berlebihan
  • Infeksi
  • Alergi dan seterusnya.

9. Kalium Diclofenac

Obat sakit gigi di apotek selanjutnya yang tak kalah ampuh
yakni bernama Kalium Diclofenac. Perpaduan antara garam kalium dengan senyawa
diclofenac ini secara efektif mampu memerangi rasa nyeri yang timbul akibat
peradangan pada area gigi.

Kalium Diclofenac merupakan
sebuah jenis obat anti inflamasi yang memiliki sistem kerja menghambat terjadinya
biosintesis dari prostaglandin. Hal inilah yang kemudian menyebabkan peradangan
terblokade sehingga tidak direspon lebih lanjut oleh sistem tubuh penderita.
Sehingga serangan nyeri secara efektif dapat tereleminir.

Kalium Diclofenac paling
efekif digunakan untuk:

  • Obat sakit gigi khususnya jangka
    pendek. Untuk penggunaan jangka panjang hendaknya perlu dikonsultasikan lebih
    lanjut kepada ahli medis kompeten.
  • Mengurangi nyeri peradangan
    pada area sendi
  • Mengurangi efek pengapuran
    pada tulang

Efek samping yang mungkin
saja terjadi akibat dari konsumsi obat jenis Kalium Diclofenac satu ini antara
lain:

  • Munculnya gejala mual
  • Muntah
  • Sakit perut baik itu diare
    atau justru sembelit
  • Hidung tersumbat
  • Naiknya kadar tekanan darah

Semua gejala di  atas bisa dikategorikan aman jika gejala yang
muncul tidak berlebihan. Namun jika muncul keluhan ruam kulit serta adanya
hipertensi tiba-tiba maka sudah seharusnya beronsultasi lebih lanjut kepada
ahli medis yang berkompeten. Sebagai warning sedari awal obat Kalium Diclofenac
ini sebenarnya sangat tidak dianjurkan jika dikonsumsi oleh penderita yang
memiliki keluhan gangguan fungsi jantung serta pembuluh darah atau sistem
kardiovaskular.

Baca Juga : Cara Pakai Kalium Diclofenac untuk Mengatasi Sakit Gigi dan Nyeri Lainnya

10. Dexamethasone

Obat sakit gigi di apotek yang terakhir adalah
Dexamethasone. Seperti obat sakit gigi pada umumnya, Dexamethasone bertugas
mencegah inflamasi yang menyebabkan nyeri pada gigi. Dexamethasone menghentikan
sensor nyeri menuju otak sehingga nyeri di gigi akan hilang.

Cara menggunakan obat ini
yang benar adalah diminum sehabis makan dan dengan air putih dan bisa diminum
susu setelahnya untuk meminimalisir sakit di perut. Dexamethasone harus
disimpan di tempat dengan suhu ruangan yang kondusif, tidak panas maupun
lembab. Hindarkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Dosis yang yang dianjurkan
dokter untuk mengonsumsi obat ini adalah sebagai berikut:

  • Untuk dewasa dosisnya 0,75 mg
    – 9 mg per hari dan dapat diminum setiap 6-12 jam.
  • Untuk anak-anak dosisnya
    adalah 0,008 mg – 0,3 mg per kilogram berat badan dan sehari dapat diminum
    setiap 6-12 jam.

Efek samping yang biasa
terjadi setelah menggunakan obat ini adalah sebagai berikut:

  • Sakit kepala
  • Keringat berlebih
  • Susah tidur
  • Kembung
  • Mual
  • Lemah otot
  • Masalah pada kulit
  • Mood yang berubah-ubah

Demikanlah ragam list obat sakit gigi di apotek paling ampuh
yang bisa anda andalkan untuk mengatasi keluhan nyeri yang tengah mendera.
Jangan lupa untuk patuh mengonsumsinya sesuai dengan anjuran ahli medis, hindari
stress, makan-makanan bergizi dan istirahat yang cukup untuk mendapat kesembuhan optimal
ya. Satu hal lagi, jangan sering marah-marah karena biasanya rasa sakit
akan semakin terasa jika Anda marah-marah atau jerit-jerit. Semoga lekas
sembuh!

Please follow and like us:

One thought on “10 Obat Sakit Gigi di Apotek yang Ampuh”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *