Tag Archives: kecerdasan anak

5 Cara Stimulasi Kecerdasan Multipel Pada Bayi

Perkembangan sel otak anak sudah mulai sejak dalam kandungan. Pada periode usia 0-2 tahun, bayi mengalami masa keemasan dalam hal kecerdasan. Bagi orang tua wajib memanfaatkan periode emas si kecil dengan menstimulasi kecerdasan multipelnya. Kecerdasan multipel sendiri merupakan kecerdasan gabungan yang terdiri atas beberapa hal. Mulai kecerdasan emosi, nalar, inter dan intra personal, hingga kecerdasan verbal. Semuanya bisa dilatih sejak masih bayi.

Untuk menstimulasinya, kita memerlukan beberapa cara khusus. Diharapkan jika di-stimulasi dari awal, kecerdasan multipel ini akan membantu buah hati dalam memecahkan masalah, mengontrol emosi, hingga lebih cerdas secara akademik dan bahasa. Jadi cobalah melakukan beberapa cara stimulasi ringan di bawah ini untuk merangsang kecerdasannya. Berikut ulasan lebih lanjut untuk stimulasi kecerdasan multipel pada bayi.

Cara Stimulasi Kecerdasan Multipel Pada Bayi

1. Stimulasi kecerdasan verbal

Sejak usia 3 bulan, bayi mesti diasah kemampuan verbalnya. Kemampuan verbal sendiri merupakan bentuk kepekaan terhadap susunan kata, makna dan suara secara oral ataupun tertulis. Anda bisa mengajak bayi bercerita, menyanyikan lagu, mengajak bicara, bermain “cilukba”, hingga mengajaknya bercermin. Jika sudah masuk usia 6-9 bulan, stimulasikan dengan memanggil namanya dan tepuk tangan.

2. Stimulasi kecerdasan emosi inter-personal

Kecerdasan inter-personal mesti dilatih sedini mungkin. Sebab bayi akan dilatih untuk mengamati, mengerti, dan peka terhadap suara, ekspresi wajah, gerakan tubuh orang lain. Selain itu kecerdasan satu ini patut dilatih agar bayi mampu memberikan respon dalam berkomunikasi. Cobalah stimulasikan dengan mengajak bayi bermai bersama. Mengenalkan orang baru dan latihan bersalaman juga efektif untuk mengasah kecerdasan tersebut di usia 9-12 bulan.

3. Stimulasi kecerdasan emosi intra-personal

Stimulasi satu ini berguna untuk merangsang kecerdasan yang berhubungan dengan emosi, kesadaran diri dan kemampuan menciptakan seperti apa karakter yang sesungguhnya. Sejak usia 6 bulan, kita bisa melatih kecerdasan tersebut. Yakni dengan menceritakan keinginan, perasaan, mengajak berkhayal, mengajak tersenyum dan tertawa. Jauhkan bayi dari lingkungan buruk, situasi dimana terdapat perkataan kasar dan adu mulut. Sebab hal ini akan mudah ditangkap bayi dan mempengaruhi sisi kecerdasan intra-personalnya.

4. Stimulasi kecerdasan naturalis

Stimulasi satu ini bertujuan mengenalkan bayi dengan lingkungannya dan merangsangnya agar lebih tanggap dengan sekeliling. Mulailah dengan mengajaknya bercerita. Kenalkan bayi dengan gambar, aneka benda, kondisi alam di sekeliling, dll. Ajaklah buah hati tertawa dan bersenang-senang dengan lingkungan sekitar. Setiap benda di lingkungan anda bisa menjadi sumber untuk stimulasi kecerdasan naturalisnya.

5. Stimulai gerak tubuh

Untuk motorik juga perlu dilatih di waktu yang tepat. Jika bayi sudah masuk usia 6-8 bulan, cobalah latih untuk duduk dan berdiri dengan cara berpegangan. Ketika masuk usia 9-12 bulan, stimulasi dengan mengajaknya memasukan mainan ke wadah, menggelindingkan bola, dan merangkak. Bila mendapati kelambatan gerakan, cobalah ajak bayi bermain ayunan, berenang, terapi bola bermain untuk merangsang gerak motoriknya.

Demikian beberapa cara melakukan stimulasi untuk merangsang kecerdasan multipel pada bayi untuk mendukung tumbuh kembangnya. Semoga bermanfaat.

Please follow and like us: