Tag Archives: obat apotek

Kelebihan obat asam mefenamat

Kelebihan obat asam mefenamat

Hai. Kali ini kita akan membahas tentang kelebihan obat asam mefenamat. Bagi kamu yang sedang mencari obat untuk menyembuhkan penyakit, siapa tau obat asam mefenamat adalah solusinya. Penasaran gimana informasi selengkapnya? Langsung saja simak baik-baik dan baca sampai selesai ya.

Menghilangkan nyeri saat menstruasi.

Para perempuan pasti paham dong gimana rasanya saat menstruasi. Beberapa wanita berpendapat kalau lagi menstruasi itu rasanya nyeri-nyeri disko. Tidak dapat ditahan dan bawaannya jadi marah-marah mulu deh.

Menurut ilmu farmakologi, nyeri tersebut disebabkan oleh rahim yang berkontraksi dan meradang untuk meluruhkan dinding dalam rahim. Nah itulah sebabnya dokter sering memberi obat asam mefenamat kepada pasien yang mengeluh nyeri pada saat menstruasi. Loh kok bisa begitu? Emangnya obat asam mefenamat bisa berbuat apa? Salah satu kelebihan obat asam mefenamat adalah menurunkan volume pendarahan yang parah pada saat menstruasi serta mempengaruhi kesuburan.

Pada umumnya, dokter memberi obat ini untuk pasien di hari pertama menstruasi atau saat terjadi gejala akan menstruasi. Pada kasus yang seperti ini, biasanya obat asam mefenamat dikomsumsi selama dua sampai tiga hari. Tapi jika kamu ingin mengkonsumsi obat asam mefenamat, alangkah baiknya jika kamu konsultasi terlebih dahulu kepada dokter untuk mengetahui dosis, cara penggunaan, atau cek riwayat penyakit yang sedang kamu derita yang siapa tau akan mempengaruhi efek obat ini.

Mengatasi nyeri atau sakit kepala.

Adakah yang sering sakit kepala atau nyeri-nyeri nyes? Kalau kamu adalah salah satu dari sekian banyak orang yang mengalami sakit kepala atau nyeri di kepala, kamu bisa coba konsumsi obat asam mefenamat ini. Asam mefenamat bisa dikonsumsi saat sakit kepala karena stres akan beban pikiran, maupun sakit kepala yang diakibatkan oleh gangguan saraf walaupun penggunaannya lebih banyak diperuntukan bagi pasien yang sakit kepala karena stres menanggung beban pikiran. Jika kamu sering mengalami migrain karena banyak beban pikiran, kamu bisa nih konsumsi obat asam mefenamat ini untuk meredakan nyeri kepala yang kamu rasakan. Namun, jangan lupa konsultasi kepada dokter terlebih dahulu untuk mengetahui dosis.

Mengurangi efek nyeri sakit gigi.

Sakit gigi memang menyebalkan. Tidur gak enak, makan gak nyenyak. Eh salah, maksudnya tidur gak nyenyak makan gak enak. Sampai-sampai penderita sakit gigi banyak yang bilang “dari pada sakit gigi, lebih baik sakit hati” wiiiiih kebayangkan gimana ngeri nya sakit gigi ini. Sakit gigi disebabkan oleh beberapa hal.

Biasanya karena gigi berlubang, karang gigi, atau ada penyakit rahang. Kalau kamu pernah merasakannya, pasti tau lah bagaimana nistanya sakit gigi. Tapi sekarang kamu gak perlu khawatir. Karena obat asam mefenamat siap mengurangi efek nyeri saat sakit gigi bersemayam di dirimu.

Meredakan nyeri setelah operasi.

Nyeri yang dirasakan setelah melakukan operasi disebabkan oleh terputusnya sambungan jaringan yang merangsang tubuh hingga mengeluarkan prostaglandin yang diterjemahkan otak sebagai rasa sakit. Oleh sebab itu, dokter seringkali memberikan obat asam mefenamat kepada pasien pasca operasi.

Jika kamu atau saudara mu sedang melakukan operasi saat ini, kamu bisa merekomendasikan obat asam mefenamat ini kepadanya pasca operasi sebagai penawar rasa nyeri. Tentunya dengan ketentuan yang sudah disepakati bersama dokter yang menangani operasinya ya.

Meredakan nyeri otot.

Nyeri otot memang tidak enak. Seperti ada yang salah dengan urat dan persendian kita. Nyeri otot disebabkan oleh otot yang kurang relax atau terlalu sering berkontraksi. Biasanya nyeri otot sering dialami oleh orang-orang dengan aktifitas fisik yang cukup padat. Jika kamu adalah salah satu dari sekian banyaknya orang-orang yang sering mengalami nyeri otot, kamu bisa menggunakan kelebihan obat asam mefenamat ini untuk meredakan nyeri otot yang kamu rasakan. Kamu juga bisa membeli obat pereda nyeri otot lainnya di apotek, namun jangan heran jika bahan utama obat-obatan tersebut adalah asam mefenamat.

Mengobati nyeri yang disebabkan oleh trauma.

Sama seperti nyeri yang terasa setelah operasi, nyeri yang disebabkan oleh trauma juga diakibatkan oleh terputusnya sambungan jaringan tubuh yang diterjemahkan otak sebagai rasa sakit. Obat asam mefenamat juga bisa digunakan untuk membantu proses pemulihan kejiwaan pasien dengan trauma berlebihan. Ya walaupun penyakit kejiwaan tidak bisa disembuhkan hanya dengan obat semata, namun setidaknya obat asam mefenamat akan mengurangi rasa nyeri yang muncul secara tiba-tiba pada pasien yang trauma berlebihan.

Nah seperti itu lah kelebihan obat asam mefenamat yang bisa kamu gunakan untuk menawar rasa nyeri yang sudah dijelaskan di atas. Jangan lupa share informasi ini ke media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter dan sebagainya. Atau jadikan pembahasan ini sebagai bahan obrolan bersama teman-teman mu di rumah. Karna siapa tau mereka membutuhkan informasi ini. Semoga informasi ini bermanfaat dan jangan lupa jaga kesehatan ya.

Please follow and like us:

Cara Pakai Kalium Diclofenac untuk Mengatasi Sakit Gigi dan Nyeri Lainnya

Cara Pakai Kalium
Diclofenac untuk Mengatasi Sakit Gigi dan Nyeri Lainnya

Hallo, kali ini kita akan membahas tentang bagaimana Cara pakai kalium diclofenac. Waduh
apaan tuh kalium diclofenac? Waah sabar dulu mas bro dan mbak sist. Semuanya
akan dijelaskan sampai tuntas asal, kamu baca artikel ini sampai selesai.
Penasaran gimana informasi selengkapnya? Langsung saja simak baik-baik ya.

Tentang kalium diclofenac.

Sebelum kita membahas tentang cara pakai kalium diclofenac,
alangkah baiknya jika kita bahas terlebih dahulu apa yang dimaksud kalium
diclofenac tersebut. Kalium diclofenac sendiri adalah obat untuk mengatasi atau
mengurangi rasa nyeri atau kekakuan sendi yang disebabkan oleh asam urat,
rematik, sakit gigi dan sebagainya. Jika kamu ingin memanfaatkan kalium
diclofenac untuk mengobati rasa nyeri, kamu bisa membelinya di apotik terdekat.
Obat ini berbentuk lempengan kaplet dengan packaging putih bertuliskan kalium
diclofenac.

Baca Juga : 10 Obat Sakit Gigi di Apotek yang Ampuh

Penggunaan kalium
diclofenac.

Jika kamu mengkonsumsi kalium diclofenac sebagai obat penawar
nyeri otot, kamu tidak bisa mengkonsumsi obat ini sembarangan seperti
mengkonsumsi obat-obat warung loh. Ada ketentuan-ketentuan yang harus kamu
patuhi jika ingin mengkonsumsi kalium diclofenac. Seperti beberapa ketentuan
berikut ini.

Minumlah kalium diclofenac dengan segelas penuh air putih.
Kurang lebih dua ratus empat puluh mili liter air putih kecuali dokter telah
menyarankan cara lain. Jangan tiduran atau berbaring selama kurang lebih 15
menit setelah meminum kalium diclofenac.

Jika kamu mengalami sakit perut setelah meminum kalium
diclofenac, kamu bisa mengkonsumsinya bersama makanan atau susu. Tapi
resikonya, ini akan memperlambat penanganan nyeri yang kamu rasakan. Sama
halnya dengan meminum kalium diclofenac ini secara tidak teratur.

Selanjutnya, kamu juga harus tau bahwa obat kalium diclofenac
ini harus ditelan menyeluruh. Jangan membagi tablet atau mengunyahnya karena
hal itu akan menghancurkan lapisan khusus pada tablet dan dapat menimbulkan
efek samping. Jadi jika kamu ingin mengkonsumsi kalium diclofenac, minum obat
tersebut secara menyeluruh tanpa mengunyah atau membelah dua tabletnya.

Dosis pemakaian obat ini, didasarkan pada kondisi medis kamu, respon terhadap obat, ataupun obat lain yang sedang kamu gunakan. Beritahukanlah semua dokter atau apoteker mengenai semua obat-obatan yang kamu gunakan. Termasuk obat non resep, resep dan obat herbal jika kamu sedang menggunakannya. Untuk meminimalisir resiko efek samping seperti pendarahan lambung, gunakan obat ini dalam dosis terendah saja. Jangan meningkatkan dosis sendiri tanpa arahan dokter.

 

Dan, agar penggunaan obat ini lebih aman lagi, sebaiknya kamu diskusikan efek samping dan manfaatnya untuk mu kepada dokter atau apoteker. Jika kamu mengalami penurunan kondisi setelah mengkonsumsi obat ini, segera konsultasi kepada dokter dan mintalah informasi mengenai cara pakai kalium diclofenac yang sesuai dengan kebutuhan mu.

 

Dosis kalium diclofenac.

Untuk orang dewasa, dosis diclofenac adalah lima puluh mili
gram tiga kali sehari. Atau tujuh puluh lima mili gram secara oral dua kali
sehari. Dosis yang lebih besar dari itu sangat tidak dianjurkan tanpa resep
dokter. Apa lagi jika kamu bereksperimen sendiri. Namun, untuk dosis seratus
mili gram, kamu bisa mengkonsumsinya satu kali sehari.

Untuk mengobati efek ankylosing spondylitis, kamu bisa
memakai dosis dua puluh lima mili gram secara oral empat kali sehari. Namun
jika diperlukam, tambahan dosis dua puluh lima miligram bisa dikonsumsi
menjelang tidur.

Untuk mengurangi efek nyeri menstruasi, dosis obat ini adalah
sebanyak lima puluh mili gram secara oral tiga kali sehari. Pada beberapa
pasien, dosis awal sebanyak seratus mili gram kalium diclofenac. Jika ditambah
dosis lima puluh mili gram, akan memberi efek peredaan nyeri yang lebih baik.
Namun perlu diperhatikan bahwa setelah penggunaan hari pertama, dosis obat ini
tidak boleh melebihi seratus lima puluh mili gram.

Untuk menangani rheumatoid arthritis, dosis obat ini adalah
lima puluh mili gram secara oral tiga sampai empat kali sehari. Bisa juga
dengan dosis seratus mili gram dengan meminumnya secara oral satu kali sehari.

Lalu bagaimana dengan anak-anak? Adakah ketentuan tertentu
untuk penggunaan kalium diclofenac bagi anak-anak? Nah, ini dia yang harus kita
perhatikan. Sebenarnya belum ada ketentuan penggunaan dosis bagi anak-anak.
Dan, obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak. Jangan sembarangan memberikan
kalium diclofenac ini kepada anak tanpa anjuran dokter atau apoteker. Pahami
kegunaan obat terlebih dahulu sebelum digunakan. Konsultasikan lah terlebih
dahulu kepada dokter atau apoteker mengenai cara pakai kalium diclofenac untuk ank-anak.

Nah, seperti itu lah pembahasan mengenai cara pakai kalium diclofenac pada artikel ini. Jangan lupa share
informasi ini ke media sosial seperti instagram, facebook, twitter, dan lain
sebagainya. Atau jadikan pembahasan ini sebagai bahan obrolan bersama
teman-teman mu. Semoga informasi ini bermanfaat dan, tetap jaga kesehatan ya.

Please follow and like us:

Obat Ibuprofen, Meredakan Nyeri Kepala Hingga Sakit Gigi

Kegunaan Obat Ibuprofen, Meredakan Nyeri Kepala Hingga Sakit Gigi

Ibuprofen merupakan jenis obat nonsteroidal anti inflammatory atau NSAID. Dibandingkan NSAID jenis lain, Kegunaan Obat Ibuprofen merupakan salah satu anti inflamasi yang paling lemah dan memiliki efek samping yang paling ringan.

Namun, sama seperti NSAID jenis lainnya, Ibuprofen bekerja dengan menghambat kerja enzim siklooksigenase. Enzim ini berperan membantu pembentukan prostaglandin saat terjadinya luka dan mengakibatkan rasa sakit serta peradangan. Lalu apa saja Kegunaan Obat Ibuprofen, berikut ini ulasannya :

Kegunaan Utama Obat Ibuprofen

Ibuprofen merupakan obat dengan kegunaan utama untuk meredakan nyeri, seperti sakit kepala, sakit gigi, nyeri haid, nyeri otot atau arthritis, sakit punggung, sakit dari luka ringan, influenza, dan mengurangi pembengkakan pada bagian tubuh.

Kegunaan Obat Ibuprofen adalah dapat mengurangi rasa sakit pada tubuh yang mengakibatkan hilangnya kesadaran. Obat ibuprofen termasuk dalam jenis NSAID dengan cara bekerja yang berbeda dengan obata analgesik lainnya. Saat merasakan sakit, nyeri, atau peradangan, secara alami tubuh akan menghasilkan zat kimiawi yang disebut prostaglandin.

Untuk itu, obat ibuprofen memiliki kemampuan dapat menghambat prostaglandin yang dihasilkan oleh tubuh, sehingga rasa sakit maupun nyeri hilang serta dapat mengurangi pembengkakan dan demam. Akan tetapi, untuk mengobati kondisi kronis seperti arthritis, sebaiknya konsultasikan dengan Dokter mengenai terapi non obat atau menggunakan obat lain untuk meredakan nyeri.

Perhatikan juga pada bagian peringatan yang tertera dalam label produk. Periksa bahan-bahan yang digunakan pada label meskipun pernah menggunakan produk tersebut. Sebab, produk-produk dengan nama yang mirip dapat mengandung bahan-bahan yang berbeda.

Dosis Penggunaan Obat Ibuprofen

  • Dosis obat ibuprofen untuk orang dewasa pengidap nyeri haid adalah 200 hingga 400 mg secara oral setiap 4 sampai 6 jam sesuai dengan kebutuhan.
  • Untuk orang dewasa pengidap osteoarthritis adalah 400 hingga 800 mg secara oral setiap 6 hingga 8 jam sesuai dengan kebutuhan.
  • Bagi orang dewasa penderita rheumatoid arthritis memiliki dosis awal 400 hingga 800 mg secara oral setiap 6 hingga 8 jam sesuai kebutuhan. 
  • Untuk orang dewasa pengidap nyeri ringan hingga sedang aturan minumnya adalah 200 hingga 400 mg secara oral setiap 4 sampai 6 sesuai kebutuhan. Namun, jika melalui infus pasien harus terhidrasi secara baik sebelum diberikan obat ibuprofen dengan dosis 400 hingga 800 mg secara intravena selama 30 menit setiap 6 jam sesuai kebutuhan.
  • Saat mengalami demam, dapat mengkonsumsi obat ibuprofen dengan dosis 200 hingga 400 mg secara oral setiap 4 hingga 6 jam. Melalui infus pasien dipastikan terhidrasi dengan baik sebelum pemberian obat ibuprofen  dengan dosis awal 400 mg secara intravena selama 30 menit setiap 4 hingga 6 jam sesuai kebutuhan.
  • Dosis ibuprofen untuk anak lebih dari 6 bulan hingga 12 tahun penderita demam, memiliki dosis 10 mg/kg secara oral setiap 6 hingga 8 jam sesuai kebutuhan.
  • Dosis untuk bayi dan anak penderita nyeri adalah 4 hingga 10 mg/kg secara oral setiap 6 hingga 8 jam sesuai dengan kebutuhan dan dosis maksimal harian yang dianjurkan 40 mg/kg.
  • Bagi anak berusia 6 bulan hingga 12 tahun yang mengalami sakit rheumatoid arthritis dosis normalnya 30 hingga 40 mg/kg per hari dalam 3 sampai 4 dosis terbagi, yaitu dosis terendah dan titrasi, serta pasien dengan rasa sakit lebih ringan dapat diobati dengan dosis 20 mg/kg per hari.

Kegunaan Obat Ibuprofen yang diperoleh harus dipastikan lebih besar dibandingkan dengan risiko yang dapat dialami pasien. Oleh sebab itu, dosis penggunaan obat ibuprofen harus sesuai dengan resep dari Dokter dan petunjuk yang dianjurkan dalam kemasan produk sebelum memulai pengobatan.

Efek Samping Mengkonsumsi Obat Ibuprofen

Obat ibuprofen tergolong jenis NSAID pilihan pertama yang memiliki efek samping lebih ringan. Beberapa efek samping dari penggunaan obat ibuprofen, diantaranya efek samping yang ditimbulkan dalam skala ringan seperti sakit kepala, gugup, dan muntah.

Efek samping yang lebih serius berupa diare, hematemesis atau muntah darah, hematuria atau darah dalam urin, penglihatan kabur, ruam pada kulit, gatal maupun bengkak. Sama seperti jenis NSAID lainnya, obat ibuprofen dapat meningkatkan risiko hipertensi, serangan jantung, dan stroke terutama jika dikonsumsi dalam jangka panjang dengan dosis yang tinggi.

Ibuprofen juga memiliki efek samping pada dermatologis, seperti kulit lebih sensitif terhadap cahaya meskipun efeknya paling lemah diantara jenis NSAID lainnya. Penggunaan obat ibuprofen harus dihentikan jika muncul ruam pada kulit dan hipersensitivitas muncul. Penggunaan ibuprofen memiliki efek samping pada gangguan gastrointestinal, seperti perdarahan, ulserasi, dan perforasi lambung atau usus yang berakibat fatal. Efek samping akan meningkat pada pemakaian dosis tinggi dan jangka panjang terutama pada pasien perokok dan peminum alkohol.

Gangguan berat pada organ hati dapat mengakibatkan penyakit kuning dan hepatitis, terutama pada dosis tinggi dan durasi pemakaian ibuprofen dalam waktu lama.

Ibuprofen tidak boleh dikonsumsi jika pasien mengalami gagal jantung, penyakit hati akut, memiliki riwayat peradangan atau luka pada saluran pencernaan dan memiliki riwayat alergi terhadap obat jenis NSAID. Hal ini harus dibawah pengawasan Dokter apabila pasien mengalami asma, memiliki gangguan pada ginjal atau hati, lupus, penyakit Crohn’s, hipertensi, stroke, memiliki masalah pada jantung seperti serangan jantung dan mengalami angina pektoris, serta pernah mengalami perdarahan pada perut.

Please follow and like us:

Fungsi dan Aturan Pakai Acetaminophen

Fungsi dan Aturan Pakai Acetaminophen

Anda harus mengetahuinya beberapa fungsi dan aturan pakai Acetaminophen sebelum mengkonsumsinya. Acetaminophen atau yang dikenal dengan obat Paracetamol yang biasanya digunakan sebagai obat penghilang rasa nyeri mulai dari sakit kepala, nyeri sendi, nyeri saat flu ataupun sakit gigi bahkan Paracetamol biasanya juga dikonsumsi untuk menurunkan demam. Obat ini sering digunakan karena terbiasa dengan penggunaannya dan dirasa cukup efektif. Namun seringkali bisa saja nantinya obat tersebut bisa memberikan dampak yang kurang baik bagi tubuh Anda.

Berikut fungsi dan efek samping dari Acetaminophen

Mengetahui fungsi dan aturan pakai Acetaminophen sangatlah penting. Hal tersebut dilakukan agar penggunaan obat telah tepat untuk beberapa penyakit. Untuk itu akan dibahas beberapa fungsi dari Acetaminophen bagi tubuh Anda. Berikut ulasannya.

  1. Acetaminophen bisa digunakan untuk meredakan nyeri dengan intensitas rendah hingga sedang. Nyeri ini bisa saja terjadi pada seluruh bagian tubuh.
  2. Acetaminophen dapat diberikan kepada seseorang yang sedang mengalami demam. Karena obat tersebut akan efektif bagi pereda demam.
  3. Mengkonsumsi Acetaminophen mampu menurunkan produksi zat Postaglandin dalam tubuh. Zat tersebut jika terlalu banyak diproduksi oleh tubuh maka bisa mengakibatkan kerusakan jaringan dan bisa menyebabkan infeksi pada tubuh.

Memang secara umum Acetaminophen tidak memiliki efek samping yang cukup serius. Namun mungkin Anda akan merasakan beberapa efek samping berikut setelah mengkonsumsi Acetaminophen.

  • Kerusakan hati atau fungsi ginjal jika mengkonsumsi obat ini secara berlebihan.
  • Anda akan merasakan tekanan darah rendah dan memiliki detak jantung yang lebih cepat dibandingkan biasanya.
  • Terjadinya penurunan pada jumlah sel darah yang Anda miliki. Penurunan dapat terjadi pada sel darah merah ataupun pada sel darah putih.
  • Bisa mengakibatkan overdosis jika Anda mengkonsumsi obat ini sebanyak 10-15 tablet selama 24 jam.
  • Muncul ruam pada bagian tubuh sebagai efek dari pembengkakan yang mungkin terjadi sebagai efek samping dari obat ini.
  • Pada beberapa kondisi orang yang mengkonsumsi Acetaminophen bisa mengalami kesulitan bernafas hingga sesak nafas.
  • Dapat menimbulkan alergi yang akan membuat gatal pada bagian tubuh tertentu.

Berikut aturan pakai Acetaminophen

Paham benar tentang fungsi dan aturan pakai Acetaminophen merupakan keharusan. Agar ketika Anda mengkonsumsinya maka Anda mengetahui aturan yang tepat. Karena seringkali penggunaan dosis untuk beberapa orang akan berbeda. Berikut merupakan aturan pakai Acetaminophen yang harus Anda patuhi.

  1. Acetaminophen bisa dikonsumsi oleh orang dewasa sebanyak 1-2 tablet setiap empat hingga enam jam. Pemakaian bisa diulang jika memang membutuhkan obat ini namun harus berselang empat sampai enam jam.
  2. Pemberian Acetaminophen pada anak-anak harus sesuai dengan anjuran dokter. Karena perbedaan usia dan berat badan akan mengakibatkan penggunaan dosis pada setiap anak akan berbeda.
  3. Obat ini bisa dikonsumsi pada saat sebelum makan maupun sesudah makan.
  4. Jangan mengkonsumsi obat ini melebihi dari aturan yang telah ditentukan. Karena mengkonsumsi Acetaminophen secara berlebihan bisa menyebabkan kerusakan organ hati.
  5. Jika melewatkan jam mengkonsumsi Acetaminophen jangan sekali-kali mengkonsumsi dua dosis sekaligus yang mana dimaksudkan untuk menggantikan waktu yang terlewat. Hal tersebut dapat menimbulkan kerusakan pada jaringan tubuh Anda.
  6. Jangan konsumsi Acetaminophen bersamaan dengan obat jenis lain karena hal tersebut bisa mengakibatkan turunnya efektivitas dari Acetaminophen. Untuk mendapatkan hasil terbaik konsumsilah Acetaminophen dengan obat lain setelah berjarak 1-2 jam.
  7. Meski tergolong aman namun obat ini dianjurkan untuk tidak dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui karena bisa mengganggu pertumbuhan anak. Namun untuk kondisi-kondisi tertentu bisa diberikan. Untuk itu sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter khusus jika obat ini akan dikonsumsi oleh ibu hamil atau menyusui.

Peringatan:

  • Bagi orang dewasa tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi Acetaminophen lebih dari 4 gr (4-8 tablet) selama 24 jam. Anda harus memperhatikan anjuran dokter untuk mengkonsumsi obat ini.
  • Jika terjadi alergi atau overdosis maka Anda bisa langsung segera menghubungi dokter.
  • Bagi anak-anak Anda harus memperhatikan dengan benar tentang dosis dan umur dari anak tersebut. Karena beberapa jenjang umur akan memiliki tingkat dosis yang berbeda.
  • Harap berhati-hati jika obat ini dikonsumsi oleh penderita gangguan hati, dehidrasi, gangguan ginjal atau orang yang sering mengkonsumsi minuman beralkohol.
  • Hentikan pemakaian jika setelah mengkonsumsi obat ini terdapat pembengkakkan pada bagian tubuh.
  • Mengkonsumsi obat ini secara berlebih dapat mengakibatkan nyeri perut dan gangguan pada lambung Anda.

Itulah beberapa fungsi dan aturan pakai Acetaminophen yang harus Anda ketahui. Jika aturannya sudah sesuai maka obat akan bekerja maksimal. Selain itu dengan mengetahuinya beberapa fungsi dari obat maka Anda bisa melakukan pengobatan secara tepat. Dan yang terpenting adalah Anda harus memperhatikan setiap efek samping yang mungkin akan diberikan oleh sebuah obat.

Please follow and like us:

10 Obat Sakit Gigi di Apotek yang Ampuh

Ada banyak jenis obat sakit gigi di apotek yang terbukti
ampuh mengatasi permasalahan gigi yang seringkali dipicu lantaran adanya
infeksi mikroorganisme. Selain tetap menjaga higienitas gigi dan mulut tak ada salahnya
anda berikhtiar menggunakan opsi obat berikut untuk kesembuhan anda yang
maksimal. Sebagai permulaan, saya mendoakan semoga salah satu dari obat ini bisa
mengobati sakit gigi yang Anda rasakan saat ini.

1. Acetaminophen

 

Obat Acitaminophen

Obat sakit gigi di apotek yang bernama Acetaminophen ini termasuk
ke dalam jenis obat-obatan analgesik maupun anti nyeri. Namun obat satu ini tentunya
juga efektif dalam meringankan gejala panas ataupun demam. Mengonsumsi obat
jenis Acetaminophen dengan efektif mampu menghambat terciptanya enzim prostaglandin
yang merangsang otak untuk merespon rasa nyeri dalam tubuh.

Acetaminophen ternyata juga
terbukti efektif untuk mengatasi nyeri bagian otot maupun persyarafan. Keluhan
nyeri kepala atau nyeri paska operasi juga bisa diatasi dengan mengonsumsi obat
jenis satu ini.

Dengan beragam bentuk
Acetaminophen yang beredar di apotek mulai dari jenis sirup, kapsul hingga
tablet maka anak-anak hingga dewasa sangat mungkin untuk mengonsumsinya juga.
Pada ibu hamil pun juga bisa mengonsumsi obat jenis ini asalkan mengikuti
anjuran dosis yang tertera ya.

Larangan pemberian Acetaminophen
pada dasarnya diberlakukan pada kondisi pasien dengan gangguan gizi buruk serta
gangguan fungsi organ filtrasi semisal liver atau hati dan ginjal. Obat jenis
ini akan memberatkan kinerja organ penyaringan. Serta sangat mungkin
menyebabkan munculnya keluhan efek samping berupa hipotensi atau tekanan darah
tinggi. Sebagai bahan untuk waspada sebaiknya hubungi ahli medis jika terjadi
indikasi alergi Acetaminophen yang ditandai dengan munculnya gejala ruam atau
juga pembengkakan yang  ganjil.

2. Natrium Diclofenac

 

Obat Natrium Diclofenac

Obat sakit gigi di apotek yang ampuh selanjutnya adalah
Natrium Diclofenac. Natrium Diclofenac merupakan salah satu obat anti
peradangan non steroid dan banyak dijual di apotek untuk meredakan nyeri karena
sakit gigi, nyeri sendi dan arthritis. Merek obat-obatan yang mengandung
Natrium Diclofenac diantaranya adalah:

  • Voltaren
  • Voltaren-XR
  • Gratheos

Sedangkan produk yang dikenal
dan biasa untuk mengobati sakit gigi adalah Cataflam. Natrium Diclofenac
mempunyai variant obat yang banyak dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
Natrium Diclofenac tersedia dalam bentuk obat oles, tablet, kapsul, larutan dan
serbuk. Dosisnya bisa disesuaikan dengan kadar sakit yang menyerang. Untuk
sakit gigi dosisnya adalah 150 mg dan dapat diminum sehari 3 kali dan harus
diminum setelah makan.

Untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan, jangan pernah mengonsumsi Natrium Diclofenac dalam kedaan di bawah ini:

    • Hipertensi atau tekanan darah
      tinggi
    • Stroke
    • Asma
    • Perokok berat
    • Gangguan ginjal
    • Alcoholic atau kecanduan
      minuman keras dan lain seterusnya.

Baca Juga : Cara Pakai Kalium Diclofenac untuk Mengatasi Sakit Gigi dan Nyeri Lainnya

Seperti umumnya obat-obatan
kimia, Natrium Diclofenac juga memiliki efek samping seperti diare, sembelit,
kembung, mual dan muntah. Jika sakit tidak mereda dianjurkan untuk menemui
dokter secepatnya.

3. Ibuprofen

Obat sakit gigi di apotek yang satu  ini pada umumnya sangat populer juga
digunakan sebagai andalan untuk meredakan gejala panas maupun demam. Secara
spesifiknya gejala panas maupun demam tersebut juga dapat digunakan sebagai
penanda akan adanya gejala peradangan yang tengah terjadi di dalam tubuh.

Obat jenis Ibuprofen ini
mampu berperan ganda sebagai anti inflamasi atau anti peradangan sekaligus juga
sebagai analgesik atau anti nyeri. Senyawa asam arakidonik dalam kandungan
Ibuprofen inilah yang kemudian akan dilepaskan tepat pada jaringan tubuh yang
mengalami peradangan sehingga rasa nyeri yang dikeluhkan bisa teratasi secara
lebih efektif.

Obat sakit gigi jenis
Ibuprofen ini sangat digemari lantaran tersedia dalam beragam bentuk yang variatif.
Hal ini memungkinkan lebih banyak kalangan yang bisa mengonsumsinya tanpa
terbatas persoalan usia. Cocok juga untuk pasien anak-anak asalkan sesuai
dengan dosis yang dianjurkan tentunya. Ada obat Ibuprofen mulai dari jenis
sirup, kapsul maupun juga jenis tablet.

Cakupan jenis sakit gigi yang
bisa diredakan oleh obat jenis Ibuprofen ini amat beragam sebagai berikut ini:

  • Sangat efektif untuk meringankan
    keluhan nyeri pada gigi berlubang
  •  Gusi bengkak
  • Perlukaan pada area syaraf
    sekitaran mulut

Baca Juga : Obat Ibuprofen, Meredakan Nyeri Kepala Hingga Sakit Gigi

Namun perlu juga diperhatikan secara seksama bahwa penggunaan obat jenis Ibuprofen ini pada dasarnya tidak begitu dianjurkan dikonsumsi oleh penderita dengan gangguan sistem cerna atau lambung. Sebab beberapa efek samping yang mungkin saja dikeluhkan paska mengonsumsinya antara lain sebagai berikut ini:

  • Adanya mual
  • Muntah
  • Kembung
  • Sakit perut atau diare
  • Sakit pada bagian ulu hati

4. Antalgin

 

Antalgin

Antalgin merupakan salah satu
jenis obat sakit gigi di apotek yang terbukti ampuh dan populer di
masyarakat.  Obat ini merupakan obat
analgesik yang dapat meredakan nyeri pada gigi. Cara kerja Antalgin adalah
membasmi inflamasi atau peradangan yang menyebabkan nyeri sehingga sakit akan
hilang.

Meskipun dijual bebas di
pasaran, perlu resep dan konsultasi dengan dokter jika ingin menggunakan obat
ini. Itu karena obat ini memiliki efek samping yang berbahaya jika dikonsumsi
tanpa aturan yang benar. Biasanya Antalgin tersedia dalam bentuk kemasan 500
mg. Dosinya untuk dewasa dan anak-anak adalah sebagai berikut:

  • Untuk dewasa bisa mengonsumsi
    500 mg per 8 jam atau sebanyak 3 kali sehari.
  • Untuk anak-anak dapat
    disesuaikan dengan berat badan, yaitu untuk berat badan 25 kg sampai 30 kg
    dosisnya adalah 250 mg sehari sebanyak 3 kali.

Obat ini sangat tidak dianjurkan dikonsumsi oleh ibu hamil dan bayi, plus jika dikonsumsi dalam jangkan panjang akan menyebabkan efek samping sebagai berikut, diantaranya:

  • Keringat berlebihan
  • Alergi (gatal-gatal di kulit)
  • Radang pada area lambung
  • Perih pada ulu hati

5. Naproxen

 

Naproxen

Naproxen termasuk ke dalam
jenis obat anti inflamasi atau anti peradangan yang secara efektif mampu
menjadi pereda nyeri termasuk untuk sakit gigi. Naproxen bisa dikonsumsi oleh
usia anak-anak maupun dewasa. Di apotek biasanya obat jenis satu ini berbentuk
tablet oral denan takaran dosis 220 mg.

Baca Juga :Dosis dan Aturan Pakai Obat Naproxen

Selain ampuh mengatasi nyeri
sakit gigi, Naproxen ternyata juga sangat multifungsi serta efektif mengatasi
keluhan berikut ini.

  • Nyeri kepala
  • Nyeri atau radang otot
  • Nyeri kram menstruasi
  • Nyeri tulang serta sendi asam
    urat

6. Paracetamol

 

Paracetamol

Paracetamol adalah obat yang
jamak dijual di apotek untuk meredakan berbagai macam nyeri seperti nyeri
karena sakit gigi, nyeri sendi dan nyeri di kepala karena flu. Obat ini juga
bisa digunakan untuk meredakan demam. Paracetamol dapat digunakan oleh nyaris
siapa saja bahkan bayi karena aman dan jarang menyebabkan efek samping.
Paracetamol terbukti ampuh untuk meredakan nyeri luar biasa karena sakit gigi,
apalagi jika dikombinasikan dengan obat aspirin dan obat jenis anti peradangan
non steroid.

Pada sakit gigi, paracetamol
bekerja untuk meminimalisir pengiriman sensor nyeri ke saraf otak, sehingga
rasa nyeri otomatis berkurang. Nyeri pada gigi umumnya dikarenakan oleh hal-hal
di bawah ini:

  • Gigi berlubang
  • Penyusutan ukuran gigi
  • Rusaknya tambalan gigi
  • Gigi retak
  • Penumpukan kotoran di bawah
    gigi yang menyebabkan infeksi
  • Gigi yang terjepit

Paracetamol bebas dijual di
apotek karena tidak perlu memerlukan resep dari dokter. Untuk sakit gigi,
biasanya dosis Paracetamol mulai 400 mg – 500 mg, dosis bisa ditambahkan
menjadi 1000 mg apabila nyeri tidak kunjung reda. Tidak dianjurkan mengonsumsi
obat ini bersamaan dengan obat anti nyeri lainnya, karena beresiko menyebabkan
efek samping yang tidak diinginkan. Apabila sakit tidak kunjung reda sangat
dianjurkan untuk menemui dokter untuk penanganan lanjutan.

Seperti yang telah dibahas
sebelumnya, Paracetamol aman dikonsumsi oleh siapa saja. Dosis lengkapnya untuk
meredakan nyeri pada gigi adalah sebagai berikut:

  • Paracetamol 350 mg – 600 mg
    untuk tiap 4-6 jam atau 1000 mg tiap 8 jam dalam sehari. Sedangkan tablet Paracetamol
    500 mg bisa diminum sebanyak 2 tablet tiap 4-6 jam.
  • Sedangkan untuk anak-anak
    bisa mengonsumsi Paracetamol dengan dosis 325 mg – 600 mg setiap 4-6 jam.

7. Asam Mefenamat

Obat sakit gigi di apotek selanjutnya yang bisa anda andalkan
ialah jenis Asam Mefenamat. Obat sakit gigi satu ini tersedia dalam beragam
jenis merk dagang. Sangat mudah dijumpai dan tentunya memiliki harga jual super
terjangkau membuatnya menjadi andalan mayoritas masyarakat untuk mengatasi
sakit gigi yang mendera.

Asam Mefenamat bekerja
sebagai anti nyeri pada saat sakit gigi mendera. Secara spesifiknya obat jenis
ini berfungsi bagus sebagai anti inflamasi atau anti peradangan.

Tak cuma bagus untuk
meredakan sakit gigi, Asam Mefenamat juga populer untuk meredakan jenis nyeri
lainnya. Misalnya saja nyeri yang dirasakan pasien paska operasi maupun juga
paska persalinan.

Sebagai efek samping obat jenis
satu ini bisa saja menimbulkan ragam keluhan seperti di bawah ini:

  • Sedikit gangguan maupun juga
    iritasi pada lambung atau sistem pencernaan
  • Keluhan mual
  • Muntah
  • Diare

Baca Juga : Kelebihan obat asam mefenamat

Untuk itulah sebagai bahan perhatian hendaknya pemakaian obat satu ini tidak begitu dianjurkan pada pasien dengan kondisi di bawah ini:

  • Penderita dengan ganguan
    fungsi organ paru-paru
  • Pasien gangguan liver
  • Pasien gagal ginjal
  • Pasien gangguan sistem cerna
    misal lambung dan usus
  • Ibu hamil
  • Ibu menyusui
  • Pederita usia anak-anak di
    bawah 14 tahun

8. Ponstan

 

Ponstan

Obat sakit gigi populer
berikutnya adalah ponstan. Ponstan merupakan obat sakit gigi di apotek
yang ampuh untuk mengatasi inflamasi yang menyebabkan nyeri pada gigi. Kegunaan
obat ini adalah menahan produksi enzim prostaglandin yang bertugas mengirim
sensor nyeri ke otak sehingga inflamasi dicitrakan hilang begitupun nyeri di
gigi dan rongga mulut.

Ponstan bebas dijual di
apotek-apotek akan tetapi dianjurkan berkonsultasi dengan dokter tiap kali
pengunaan. Perlu dosis yang tepat dan pas agar nyeri gigi hilang dan
menghindari efek samping yang tidak diinginkan. Ponstan tersedia dalam tablet
250 mg dan 500 mg. Sedangkan dosis pemakaiannya adalah sebagai berikut:

  • Untuk dewasa dosisnya adalah
    500 mg dan diminum sehari sebanyak 3 kali.
  • Untuk anak usia 14-18 tahun
    dosisnya adalah pertama minum 500 mg dan dilanjutkan 250 mg setiap 6 jam. Tidak
    boleh diminum lebih dari seminggu. Sangat tidak dianjurkan diminum untuk anak
    usia 14 tahun ke bawah.

Ponstan sebaiknya diminum
bersamaan dengan makan atau setelahnya, agar tidak dapat melukai lambung. Bisa
disimpan dalam suhu kondusif dan dijauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan
piaraan. Jika sakit berlanjut segera temui dokter untuk pemeriksaan lebih jauh.
Tidak dinajurkan untuk mengonsumsi obat ini dalam jangka panjang karena akan
menyebabkan efek samping sebagai berikut:

  • Muntah
  • Mual
  • Sembelit
  • Diare
  • Kram perut
  • Hilang nafsu makan
  • Pusing
  • Sakit telinga
  • Keringat berlebihan
  • Infeksi
  • Alergi dan seterusnya.

9. Kalium Diclofenac

Obat sakit gigi di apotek selanjutnya yang tak kalah ampuh
yakni bernama Kalium Diclofenac. Perpaduan antara garam kalium dengan senyawa
diclofenac ini secara efektif mampu memerangi rasa nyeri yang timbul akibat
peradangan pada area gigi.

Kalium Diclofenac merupakan
sebuah jenis obat anti inflamasi yang memiliki sistem kerja menghambat terjadinya
biosintesis dari prostaglandin. Hal inilah yang kemudian menyebabkan peradangan
terblokade sehingga tidak direspon lebih lanjut oleh sistem tubuh penderita.
Sehingga serangan nyeri secara efektif dapat tereleminir.

Kalium Diclofenac paling
efekif digunakan untuk:

  • Obat sakit gigi khususnya jangka
    pendek. Untuk penggunaan jangka panjang hendaknya perlu dikonsultasikan lebih
    lanjut kepada ahli medis kompeten.
  • Mengurangi nyeri peradangan
    pada area sendi
  • Mengurangi efek pengapuran
    pada tulang

Efek samping yang mungkin
saja terjadi akibat dari konsumsi obat jenis Kalium Diclofenac satu ini antara
lain:

  • Munculnya gejala mual
  • Muntah
  • Sakit perut baik itu diare
    atau justru sembelit
  • Hidung tersumbat
  • Naiknya kadar tekanan darah

Semua gejala di  atas bisa dikategorikan aman jika gejala yang
muncul tidak berlebihan. Namun jika muncul keluhan ruam kulit serta adanya
hipertensi tiba-tiba maka sudah seharusnya beronsultasi lebih lanjut kepada
ahli medis yang berkompeten. Sebagai warning sedari awal obat Kalium Diclofenac
ini sebenarnya sangat tidak dianjurkan jika dikonsumsi oleh penderita yang
memiliki keluhan gangguan fungsi jantung serta pembuluh darah atau sistem
kardiovaskular.

Baca Juga : Cara Pakai Kalium Diclofenac untuk Mengatasi Sakit Gigi dan Nyeri Lainnya

10. Dexamethasone

Obat sakit gigi di apotek yang terakhir adalah
Dexamethasone. Seperti obat sakit gigi pada umumnya, Dexamethasone bertugas
mencegah inflamasi yang menyebabkan nyeri pada gigi. Dexamethasone menghentikan
sensor nyeri menuju otak sehingga nyeri di gigi akan hilang.

Cara menggunakan obat ini
yang benar adalah diminum sehabis makan dan dengan air putih dan bisa diminum
susu setelahnya untuk meminimalisir sakit di perut. Dexamethasone harus
disimpan di tempat dengan suhu ruangan yang kondusif, tidak panas maupun
lembab. Hindarkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Dosis yang yang dianjurkan
dokter untuk mengonsumsi obat ini adalah sebagai berikut:

  • Untuk dewasa dosisnya 0,75 mg
    – 9 mg per hari dan dapat diminum setiap 6-12 jam.
  • Untuk anak-anak dosisnya
    adalah 0,008 mg – 0,3 mg per kilogram berat badan dan sehari dapat diminum
    setiap 6-12 jam.

Efek samping yang biasa
terjadi setelah menggunakan obat ini adalah sebagai berikut:

  • Sakit kepala
  • Keringat berlebih
  • Susah tidur
  • Kembung
  • Mual
  • Lemah otot
  • Masalah pada kulit
  • Mood yang berubah-ubah

Demikanlah ragam list obat sakit gigi di apotek paling ampuh
yang bisa anda andalkan untuk mengatasi keluhan nyeri yang tengah mendera.
Jangan lupa untuk patuh mengonsumsinya sesuai dengan anjuran ahli medis, hindari
stress, makan-makanan bergizi dan istirahat yang cukup untuk mendapat kesembuhan optimal
ya. Satu hal lagi, jangan sering marah-marah karena biasanya rasa sakit
akan semakin terasa jika Anda marah-marah atau jerit-jerit. Semoga lekas
sembuh!

Please follow and like us: